Minggu, 03 Februari 2013

MATERI BIOLOGI XI : SEL

di 21.13


SEL SEBAGAI UNIT TERKECIL KEHIDUPAN



  • Sel berasal dari kata cellula yang berarti ruang kecil
  • Sel dibagi menjadi 2 jenis/ tipe :
    1. Sel prokaryotik : Sel yang tidak memiliki selaput inti
    2. Sel eukaryotik : Sel yang sudah memiliki selaput inti                   

Perbandingan sel prokaryotik dan sel eukaryotik

No
SEL PROKARYOTIK
SEL EUKARYOTIK
1.
Tidak memiliki membran inti (disebut nukleoid)
Memiliki membran inti (disebut nukleus)
2.
Membran sel dari senyawa peptidoglikan
Membran sel dari fospolipid
3.
Diameter sel 1-10 mikrometer
Diameter sel 10-100 mikrometer
4.
Mengandung 4 subunit RNA polimerase
Mengandung banyak subunit polimerase
5.
Susunan kromosom sirkuler
Susunan kromosom linear



Semua kegiatan hidup seperti respirasi, ekskresi, transportasi, reproduksi, dan lain lain dilakukan juga oleh sebuah sel dengan organel organelnya, seperti yang dilakukan individu sebagai satu kasatuan, contoh: untuk respirasi dilakukan oleh mitokondria.  Hal ini menunjukkan bahwa  sel adalah unit terkecil kehidupan

Sejarah Penemuan Sel

1. 1635 – 1703  :  Robert Hooke  (ahli fisika dan matematika)

Melihat sayatan gabus dengan mikroskop sederhana, ia melihat adanya kamar kamar yang ia sebut dengan sel

2. Abad 17         :  Antonie Van Leewenhock

Melihat benda aneh dari air rendaman jerami dengan mikroskop buatanya

3. 1809               :  Jean Baptiste Lamark

Menyatakan bahwa setiap badan hidup adalah kumpulan sel yang didalamnya bergerak cairan yang komplek

4. 1804-1881      : Mathias Schleiden (ahli botani) dan 1810-1882 : Theodore Schwan (ahli zoologi)

Menyatakan semua kehidupan tersusun atas sel

Teori Sel

Menurut  :

1. Schleiden dan Schwan  : Sel merupakan unit struktural (penyusun) tubuh organisme   (baik uniseluler maupun multiselular)

2. Max Schultze, Felix Dujardin, Johanes Purkinje : Sel merupakan unit (kesatuan) fungsional

3. Rudolf Virchow   : Sel merupakan unit pertumbuhan

4. Pada zaman perkembangan teknologi : Sel merupakan unit (kesatuan) hereditas

Komponen Kimia Sel

Sel disusun oleh komponen:

Senyawa organik, berupa:
Karbohidrat  :  Cn(H2O)n

Berdasarkan  fungsi pada sel, karbohidrat dibagi menjadi :

1. Karbohidrat sederhana : sebagai sumber energi

2. Karbohidrat rantai panjang : sebagai cadangan energi

3. Karbohidrat sebagai komponen sruktural organel dan bagian sel lainnya

Berdasarkan gugus, karbohidrat dibedakan menjadi :

1. Monosakarida (karbohidrat sederhana)

Contoh :    -   Triosa (memliki 3 atom C)

                                                Seperti : gliseral dehid, dihidroksi aseton

2. Pentosa (memiliki 5 atom C)/

Seperti : yang terdapat pada asam nukleat (DNA/RNA) dan beberapa ko-enzim

3. Heksosa (memiliki 6 atom C)

                         Seperti : glukosa, fruktosa, galaktosa

4. Disakarida :  Cn(H2O)n-1   yaitu karbohidrat yg terdiri dr 2 monosakarida

                        Contoh : sukrosa (gula tebu), laktosa (gula susu)

4. Polisakarida : (C6H10O5)n  yaitu karbohidrat yg dsusun byk monosakarida

Polisakarida digolongkan menjadi :

1. Homopolisakarida :  dibangun oleh monosakarida yang sama

Contoh:  -   amilum/ zat pati  : hasil fotosintesis

2. glikogen (terdapat pada sel hati dan sel otot)

3. inulin (terdapat pada akar tanaman tertentu sebagai cadangan makanan

4. lignin (terdapat pada sel xilem)

5. selulosa (terdapat pada dinding sel tumbuhan tingkat tinggi, berfungsi sebagai pelindung sel)

6. Heteropolisakarida :  dibangun oleh polisakarida yang berbeda,ditambah dengan nitrogen, amino dan sulfur

Contoh :    -   kitin (terdapat pada kulit Arthropoda)

7. heparin (terdapat pada sel hati, sel paru paru dan dinding sel

arteri, sebagai zat antikoagulasi)

Lemak

Lemak dibangun oleh gliserol dan asam lemak

Pada sel mahkluk hidup lemak terdapat dalam:  bentuk lemak sederhana, lemak gabungan, dan turunan lemak

1. Lemak sederhana

Dibangun oleh satu gliserol dan tiga asam lemak

2. Lemak gabungan

Dibangun oleh asam lemak, alkohol dan zat lain /merupakan ester lemak

Contoh : posfolipid, glikolipid (komponen membran plasma), lipoprotein, karotenoid

3. Turunan lemak

Contoh steroid (terdapat pada protoplasma sel hewan, yaitu hormon progesteron, testosteron, vitamin D, kolesterol dan estradio

Fungsi lemak dalam sel: sebagai komponen penyusun membran plasma, hormon dan vitamin

Protein

Protein merupakan polimer asam amino

Berdasarkan komposisi kimianya protein dibagi menjadi:

Protein sederhana : hanya dibangun oleh asam amino

Contoh: albumin, globulin

Protein gabungan : dibangun oleh asam amino dan senyawa lain

Contoh : glikoprotein (protein dan karbohidrat), nukleoprotein (protein dan     lipid), kromoprotein (protein dan zat warna (hemoglobin atau hemosianin))

Asam nukleat

Contoh Asam nukleat :

  1. RNA (Ribo Nucleat Acid)/ ARN (Asam Ribo Nukleat)
  2. DNA (Deoksiribo Nucleat Acid)/ ADN (Asam Deoksiribo Nukleat)
  3. AMP (Adenosin Mono Posfat)
  4. ADP (Adenosin Di Posfat)
  5. ATP  (Adenosin Tri posfat)
  6. GTP (Guanosin Tri posfat)
  7. TTP  (Timidin Tri posfat)
  8. UTP (uridinTri posfat)
  9. STP (Sitidin Tri posfat)
  10. NAD (Nikotinamid Adenin Dinukleotida)
  11. NADP (Nikotinamid Adenin Dinukleotida posfat)
  12. FMN (Flavin Mono Nukleotida)
  13. FAD (Flavin Adenin Dinukleotida)
  14. Ko enzim A

Asan nukleat merupakan polimer nukleotida

  1. Nukleotida disusun oleh:
  2. Posfat
  3. gula pentosa (ribosa atau deoksiribosa)
  4. basa nitrogen
  5. Basa nitrogen terdiri dari 2 golongan :
  6. Golongan purin, terdiri Adenin (A) dan Guanin (G)
  7. Golongan pirimidin, terdiri dari Timin (T), Citosin (C) dan Urasil (U)

Senyawa an organik, berupa :

  1. Air
  2. Gas
  3. Unsur P, Ca, Na, C, N, K, Cl, Mg, Fe, S, dan seterusnya



STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN BAGIAN SEL



Sel dibagi menjadi bagian bagian sel :

  1. Membran sel
  2. Sitoplasma
  3. Organel sel



MEMBRAN SEL

Setiap sel dibatasi oleh selaput yang disebut dengan : membran sel / selaput plasma / plasmalemma

Fungsi Membran sel :

  1. Melindungi isi sel dan mempertahankan isi sel
  2. Mengontrol atau mengendalikan pertukaran/ keluar masuknya  zat antara sitoplasma dengan lingkungannya (karena membran sel bersifat semipermiabel)
  3. Sebagai tempat reaksi, seperti terhadap cahaya matahari  dan reaksi oksidasi dalam respirasi
  4. Sebagai reseptor/ penerima rangsangan dari luar. Rangsangan dapat berupa zat kimia (hormon, racun), rangsangan mekanik (tekanan, tusukan, listrik, sentuhan)

Membran sel terdiri dari :

  1. Lapisan bilayer posfolipid (senyawa lipid/lemak dengan posfat)
  2. Posfolipid bersifat amfifilik ( bagian kepala bersifat hidrofilik/ suka air, bagian ekor bersifat hidrofobik/ tidak suka air)
  3. Glikolipid (lipid yang bersenyawa dengan karbohidrat)
  4. Sterol (lemak alkohol/ kolesterol)
  5. Molekul protein                       

1.      menempel dipermukaan lapisan lemak

disebut protein ekstrinsik/ protein perifer

2.      Masuk sampai menembus lapisan lemak disebut protein intrinsik/ protein integral

Sifat membran sel:

1. Semipermiabel : hanya dapat dilewati oleh molekul lembut, seperti gas

2. Diferensialpermiabel : dapat dilewati oleh melekul kecil, seperti glukosa, asam amino, asam lemak, dan lain lain

3. Selektifpermiabel : mampu mengeluarkan zat yang tidak diperlukan dan memasukan zat yang diperlukan



SITOPLASMA

  • Berasal dari kata sito = sel, 

plasma = cairan (cairan sitoplasma disebut sitosol, sitosol disebut matrik sitoplasma)

  • Sitoplasma adalah protoplasma yang mengisi ruangan diantara selaput plasma dengan inti sel
  • Sitosol tersusun atas : 90% air, didalamnya terlarut zat organik, ion ion, gas, garam, asam lemak, asam amino, gula, nukleotida, vitamin, protein, dan ARN                 membentuk koloid
  • Koloid sitosol senantiasa bergerak secara acak (gerak brown). Koloid ini dapat berubah dari fase sol (cair) ke fase gel (gelatin/padat) tergantung koloid yang terlarut

Sifat fisik matrik sitoplasma/ sitosol :

  1. Efek tyndal : dapat memantulkan cahaya
  2. Gerak brown : gerakan acak atau zig zag partikelpenyusun koloid
  3. Siklosis : gerakan melingkar partikel dalam koloid
  4. Memiliki tegangan permukaan
  5. Rotasi : gerakan mengelilingi vakuola besar
  6. Elektroforesis : dapat menghantarkan arus listrik
  7. Irritabilitas : dapat mengenali/menerima rangsangan
  8. Konduktivitas : dapat menghantarkan rangsangan

Fungsi Sitoplasma :

  1. Tempat penyimpanan senyawa kimia yang penting dalam proses metabolisme (seperti enzim, ion ion, gula, lemak, protein)
  2. Tempat berlangsungnya reaksi reaksi kimia/ metabolisme seperti, glikolisis, sintesis lemak, sintesis protein, dan sebagainya
  3. Di dalam sitoplasm,terdapat organel yang membentuk suspensi. Masing masing organel menjalankan fungi kehidupan



ORGANEL SEL

Organel adalah Benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup (menjalankan fungsi-fungsi tertentu)

Macam macam organel sel :

  1. Nukleus                                   6.        Mitokondria
  2. Retikulum Endoplasma (RE)   7.         Sentriol
  3. Ribosom                                  8.        Badan mikro
  4. Kompleks golg             9.        Plastida
  5. Lisosom                                   10.      Sitoskeleton



INTI SEL (NUKLEUS)

  • Merupakan organel terbesar (diameter antara 10-20 milimikron) di dalamnya mengandung DNA/ bahan inti sebagai informasi genetika
  • Pada makhluk prokaryotik DNA tidak dibungkus oleh selaput inti, sedangkan pada eukaryotik bahan inti dibungkus oleh selaput inti (yang disebut karyoteka)
  • Setiap sel umumnya mengandung 1inti sel, kecuali sel otot lurik mengandung banyak inti sel, sel Parameacium memiliki 2 inti sel, sel darah merah dan sel fleom tidak memiliki inti sel

Bagian bagian inti sel :

  • Selaput inti atau karyoteka
  • Terdiri dari 2 lapisan , yang berfungsi sebagai pembungkus dan pelindung bahan inti
  • Selaput luar berhubungan langsung dengan Retikulum Endoplasma (RE) yang permukaannya terdapat Ribosom
  • Selaput inti memiliki pori pori yang berguna untuk pertukaran zat antara nukleus dan sitoplasma, dan sebagai tempat lalunya RNAm

Matriks atau nukleoplasma

  • Merupakan cairan inti berbentuk gel yang terdiri dari air, ion ion, protein, enzin, nukleotida dan benang benang kromatin.
  • Benang kromatin menjadi kromosom ( menebal dan memendek) saat sel akan membelah, didalamya terdapat DNA sebagai substansi penbawa informasi genetika
  • Anak inti atau nukleolus
  • Setiap sel bisa ditemukan 1 atau lebih anak inti
  • Anak inti banyak mengandung DNA yang bertidak sebagai organisator inti
  • Anak inti berfungsi dalam sintesis ARN (secara tidak langsung berfungsi dalam sintesis protein)

Fungsi nukleus:

1.      Mengendalikan seluruh kegiatan sel

2.      Mengeluarkaan RNA dan unit ribosom dari inti ke sitoplasma

3.      Mengatur pembelahan sel

4.      Membawa informasi genetika



RETIKULUM ENDOPLASMA (RE)

Merupakan perluasan membran yang saling berhubungan membentuk saluran pipih atau seperti lubang di dalam sitoplasma dan bermuara di inti sel

RE dibedakan (berdasarkan ada/ tidaknya ribosom)  menjadi:

  1. Retikulum Endoplasma Kasar (REK)/ RE granular, jika membran RE ditempeli ribosom
    • REK banyak ditemukan pada sel yang sedang aktif mensintesis protein
    • Fungsi mendukung sintesis protein dan disalurkan ke kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel serta menyalurkan bahan genetik antara inti sel dan sitoplasma
  2. Retikulum Endoplasma Halus (REH)/ RE agranular, Jika membran RE tidak ditempeli ribosom

·         REH banyak ditemukan pada organel yang memsintesis lemak

·         Fungsi untuk sintesis serta  transpor lemak dan steroid

Fungsi RE yang lain:

  1. Sebagai penawar racun (RE yang terdapat dalam sel hati)
  2. Sebagai jalan transpor dalam memindahkan molekul molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain



RIBOSOM

  • Merupakan organel kecil, bulat (diameter 17-20 mikron), tidak memiliki membran
  • Disusun dari RNA ribosom dan protein yang tersebar dalam sitoplasma atau melekat pada RE
  • Ribosom terdiri dari dua subunit ( subunit besar dan subunit kecil
  • Berfungsi untuk sintesis protein



KOMPLEK GOLGI

adalah sekelompok kantong (vesikula) pipih yang dikelilingi

Ditemukan hampir diseluruh sel eukaryotik. Pada sel hewan 10-20 badan golgi, pada sel tumbuhan memiliki beberapa ratus badan golgi

Fungsi badan golgi :

  • Membentuk kantong (vesikula) untuk sekresi terutama pada sel kelenjar. Kantong tersebut berisi enzim atau bahan lain
  • Tempat pembentukan zat zat sekresi (polisakarida(kutikula), protein, musin/lendir) dan menyekresikanya keluar sel
  • Membentuk membran plasma ( dengan memambahkan glioksilat pada protein sehingga terbentuk glikoprotein)
  • Membentuk dinding sel pada sel tumbuhan
  • Membentuk akrosom pada spermatozoid (didalamnya mengandung enzin untuk menembus dinding sel telur dan untuk pembentukan lisosom



Lisosom

  • Merupakan organel berbentuk kantong yang dibungkus oleh satu lapis membran yang hanya ditemukan pada sel hewan
  • Lisosom mengandung enzim lisozim
  • Lisosom banyak terdapat pada sel yang melakukan fagositosis (seperti leukosit, monosit, limfosit)

Fungsi lisosom:

  • Mencerna materi yang diambil secara endositosis
  • Menghancurkan organel yang sudah tidak berfungsi lagi (autofage)
  • Menghancurkan selnya sendiri dengan melepaskan semua isi lisosom dalam sel (autolisis)
  • Pembebasan enzim keluar dari sel (eksositosis) seperti : enzim yang merubah tulang rawan menjadi tulang keras
  • Menghancurkan senyawa karsinogenik

Penyakit akibat kegagalan lisosom:

  1. Silikosis : tingginya kadar silikon, sehingga enzim keluar mencernakan sel paru paru
  2. Rematik : enzim lisosom mencernakan sel sel persendian ( pada pengkomsumsi jeroan, rebung sehingga asam urat tinggi



Mitokondria

  • Mitokondria merupakan organel penghasil energi, mitokondria berfungsi respirasi sel dan menghasilkan energi lebih efektif
  • Mitokondria memiliki dua membran (membran luar dan membran dalam yang berlipat dan membentuk tonjolan pipih, membran dalam ini disebut juga krista)
  • Krista berguna untuk memperluas bidang permukaan sehingga proses respirasi
  • Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memerlukan energi (contoh sel hati, sel saraf dan sel otot)



Sentriol

  • Organel ini berbentuk silindris dan hanya dijumpai pada sel hewan, berjumlah  sepasang
  • Sentriol berperan dalam orientasi arah pada saat pembelahan (sentriol hanya dapat terlihat pada saat sel membelah)
  • Saat pembelahan sentriol akan bergerak ke kutup yang berlawanan dan mengeluarkan benang benang spindel, benang inilah yang akan menarik kromosom ke kutup yang berlawanan



Badan mikro

Organel ini berukuran sangat kecil (diameter 0,3-1,5 mikron)

Badan mikro dibagi menjadi:

1. Peroksisom

  • Terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan, banyak ditemukan pada sel yang banyak melakukan  oksidasi (misalnya sel hati, sel ginjal dan otot)
  • Organel ini banyak mengandung enzim katalase

Fungsi peroksisom:

Enzim katalase  menguraikan peroksida (H2N2) menjadi oksigen (O2) dan air (H2O).

·         Peroksida adalah senyawa sampingan proses oksidasi/pernapasan sel yang bersifat racun pada sel

·         Berperan dalam sintesis lemak/ mengubah karbohidrat menjadi lemak

·         Berperan dalam fotorespirasi



Glioksom

  • Hanya ditemukan pada sel tumbuhan (terutama pada jaringan yang mengandung lemak (seperti biji bijian)
  • Organel ini mengandung enzim katalase dan enzim oksidase, kedua enzim ini berperan dalam proses metabolisme  lemak (mengubah lemak menjadi gula, gula ini diperlukan untuk perkecambahan biji)



  Plastida

1. Plastida hanya ditemukan pada sel tumbuhan

2. Ada tiga jenis plastida:

·         Kromoplas : plastida yang berwarna selain kloropil

·         Leukoplas : plastida yang berwarna putih (berfungsi untuk menyimpan amilum, disebut amiloplas, menyimpan minyak (elaioplas) dan menyimpan protein (aleuroplas)

·         Kloroplas : plastida yang mengandung kloropil

3. Memiliki membran rangkap

membran luar (untuk mengatur keluar masuknya zat) dan membran dalam (melipat kearah dalam membentuk kantong pipih yang disebut tylakoid)

Tylakoid bertumpuk tumpuk membentuk grana, tylakoid mengandung kloropil

Kloropil ada beberapa jenis:

·         Kloropil a : berwarna hijau biru              

·         Kloropil b : berwarna hijau kuning       

·         Kloropil c : berwarna hijau coklat           

·         Kloropil d : berwarna hijau merah         

4. Satu kloroplas mengandung 40-60 gramun

5. Bahan dasar  dalam kloroplas berupa matrik cair yang mengandung enzim enzim pelarut, gula, karbohidrat (berupa butir tepung), ribosom, dan asam organik (DNA). 6. Matrik cair ini disebut dengan stroma, tylakoid terdapat pada stroma

7. Fungsi kloroplast : tempat terjadinya proses fotosintesis

8. Proses fotosintesis terbagi menjadi 2 fase:

·         Reaksi terang : terjadi pada tylakoid (kloropil berfungsi menangkap energi matahari  yang akan digunakan untuk pembentukan karbohidrat pada reaksi gelap)

·         Reaksi gelap : terjadi dalam stroma



Sitoskeleton (rangka sel)

1.Rangka sel dibangun oleh 3 jenis serabut:

  1. Mikrofilamen
  2. Mikrotubul
  3. Filamen antara

mikrofilamen

Terdiri dari rantai ganda protein aktin yang bertaut , tipis dan memanjang

Tersusun atas 2 macam protein (aktin dan miosin)

Peranan mikrofilamen :

  1. untuk kontraksi otot
  2. Mengarahkan gerakan komponen komponen sel
  3. Mempertahankan bentuk sel
  4. Membantu pembelahan secara mitosis
  5. Pembentukan pseupodia



Mikrotubul

Terdiri dari rantai protein yang berbentuk spiral dan spiral ini membentuk tabung yang berlubang, disusun atas bola molekul yang disebut tubulin

peranan:

terdapat pada gelondong sel, berupa benang benang spindle penyusun sentriol, flagella, silia dan alat pergerakkan sel

Filamen antara

Terdiri dari untaian rantai protein yang saling melilit

Protein yang menyusunnya disebut fimetin atau keratin pada sel kulit

Ukuran diameter 8-10 nanometer



Rangka sel berfungsi untuk:

  1. Mengarahkan gerakan komponen komponen sel
  2. Mempertahankan bentuk sel
  3. Membantu pembelahan secara mitosis



PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN SEL HEWAN

Struktur dasar sel tumbuhan dan sel hewan sama, namun ada beberapa perbedaan

  • Sel tumbuhan memiliki bagian dan organel tertentu yang tidak dimiliki oleh sel hewan dan sebaliknya
  • Sel tumbuhan memiliki dinding sel, plastida, dan vakuola yang tidak dimiliki oleh sel hewan
  • Sel hewan memiliki sentriol , lisosom yang tidak dimiliki oleh sel tumbuhan

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

No.
Bagian / organel
Sel hewan
Sel tumbuhan
1.
Inti sel
Ada
Ada
2.
Retikulum Endoplasma
Ada
Ada
3.
Ribosom
Ada
Ada
4.
Kompleks golgi
Ada
Ada
5.
Lisosom
Ada
Tidak Ada
6.
Mitokondria
Ada
Ada
7.
Sentriol
Ada
Tidak Ada
8.
Badan mikro
Ada
Ada
9.
Plastida
Tidak Ada
Ada
10.
Sitoskeleton
Ada
Ada
11.
Dinding sel
Tidak Ada
Ada
12.
Membran plasma
Ada
Ada
13.
Vakuola
Kecil/ Tidak Ada
Ada
14.
Timbunan zat
Lemak dan glikogen
Berupa zat pati



KARAKTERISTIK SEL TUMBUHAN :

Bagian sel yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan :

DINDING SEL

  • Merupakan bagian terluar sel tumbuhan, terdiri dari lamel tengah, dinding primer dan dinding sekunder
  • Dinding primer dibentuk awal sewaktu membelah, dinding sekunder pada saat sudah terjadi penebalan
  • Sel muda dindingnya tersusun atas pektin dan sel tua tersusun atas sellulosa
  • Antara dua sel dihubungkan oleh celah/noktah yang disebut plasmodesmata
  • Dinding sel dapat menebal / lignifikasi

(xilem dan sklerenkim keras dan kaku)

Contoh : pada batok kelapa



PLASTIDA

  • Plastida hanya ditemukan pada sel tumbuhan, berkembang dari proplastida di daerah meristematik
  • Berdasarkan pigmen yang dikandung plastida dibedakan atas :
  • Kromoplas : mengandung pigmen non fotosintetik (merah, orange, kuning)
  • Banyak ditemukan pada mahkota bunga

Terdiri dari :

  • Karoten    : kuning keorange (pada wortel)
  • Xantofil  : kuning kecoklatan ( pada daun tua)
  • Fikosianin : biru (pada cyanophyta)
  • Fukoxantin : coklat (pada alga coklat)
  • Fikoeritrin : merah (pada alga merah)

Leukoplas : plastida yang berwarna putih (berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan

Berdasarkan fungsinya dibedakan atas :

  1. Amiloplas: menyimpan amilum
  2. elaioplas:  menyimpan minyak
  3. aleuroplas : menyimpan protein

Kloroplas : plastida yang mengandung kloropil untuk fotosintetik

1.      Memiliki membran rangkap

2.      membran luar (untuk mengatur keluar masuknya zat) dan membran dalam (melipat kearah dalam membentuk kantong pipih yang disebut tylakoid)

3.      Tylakoid bertumpuk tumpuk membentuk grana, tylakoid mengandung kloropil

Kloropil ada beberapa jenis:

  1. Kloropil a : berwarna hijau biru              
  2. Kloropil b : berwarna hijau kuning         
  3. Kloropil c : berwarna hijau coklat      
  4. Kloropil d : berwarna hijau merah



VAKOULA

  • Vakuola ditemukan pada sel tumbuhan, pada sel hewan jumlahnya lebih sedikit dan kecil kecil
  • Vakuola adalah suatu rongga yang berisi cairan yang dikelilingi oleh membran selapis
  • Pada sel tumbuhan muda vakuola kecil dan banyak, setelah dewasa vakuolanya lebih sedikit dan menjadi vakuola tengah ukuranya lebih besar.
  • Vakuola ini  berisi cairan yang disebut cairan sel/ getah sel.  Getah sel merupakan cairan pekat yang kaya dengan garam mineral, gula, O2, asam organik, CO2, pigmen, enzim, dan sisa metabolisme lainnya.

Fungsi utama vakuola :

  • Tempat penimbunan sisa metabolisme/ metabolisme sekunder ( kristal Ca oksalat, tannin, alkaloid, minyak atsiri, lateks, dll). Pada tanaman karet memiliki sel khusus (latisifer) yang memiliki vakuola dengan tugas menampung lateks
  • Tempat menyimpanan zat makanan, seperti sukrosa, garam mineral, dan inulin yang terlarut yang sewaktu waktu akan digunakan oleh sitoplasma
  • Memberikan warna pada organ tanaman ( daun, bunga, buah, pucuk) karena pimen antosian terdapat pada vakuola
  • Menjaga turgiditas sel
  • Kadang kala vakuola mengandung enzim hidrolitik yang dapat bertindak sebagai lisosom waktu sel masih hidup
  •  

KARAKTERISTIK SEL HEWAN

  • Tidak memiliki dinding sel, plastida dan bentuk dapat berubah ubah
  • Vakuola kecil atau tidak tampak
  • Pada hewan uniseluler, selnya memiliki 2 vakuola ( vakuola kontraktil dan vakuola makanan)
  • Bagian sel yang hanya dimiliki oleh sel hewan :

  1. Lisosom
  2. Sentriol



TRANSPORTASI MELALUI MEMBRAN

Membran sel antara lain berfungsi sebagai pengatur keluar masuknya zat, molekul, ion ke dalam sel

Pengaturan ini memungkinkan sel untuk :

  1. memperoleh pH yang sesuai
  2. konsentrasi zat zat menjadi terkendali
  3. membuang zat sisa metabolisme yang bersifat racun
  4. memasok ion ion yang penting untuk kegiatan saraf dan otot

Membran plasma bersifat semipermiabel, deferensialpermiabel dan selektif permiabel

Perpindahan zat, molekul, ion melewati membran dengan cara :

  1. Transpor pasif : Perpindahan zat, molekul, ion melewati membran tanpa menggunakan energi sel

Yang termasuk transpor pasif

    • Difusi : perpindahan molekul zat (gas, cair atau zat padat) dari konsentrasi tinggi ke zat  yang berkonsentrasi rendah

Contoh : gula dalam air, sirup dalam air

Difusi yang difasilitasi : difusi yang memerlukan bantuan protein membran (protein transpor) : Contoh : masuknya glukosa, Cl, Ca2+, Na2+  ke dalam sel

    • Osmosis : perpindahan zat dari konsentrasi rendah ke zat konsentrasi tinggi melalui membran semipermiabel

Contoh : tanaman layu direndam air akan segar kembali

LISIS, KRENASI DAN PLASMOLISIS

Larutan adalah campuran antara air dengan zat terlarut

Berdasarkan kepekatan/ banyaknya zat terlarut (konsentrasi) , larutan dibedakan menjadi:

  • Larutan hipotonis : larutan yang konsentrasinya lebih rendah dari larutan lain
  • Larutan isotonis : larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan lain
  • Larutan hipertonis : larutan yang konsentrasinya lebih tinggi dari larutan lain

Efek osmosis :

  • LISIS : adalah peristiwa hancurnya sel karena robek/ hancurnya membran plasma yang disebabkan karena larutan hipotonis
  • KRENASI : adalah peristiwa mengkerutnya sel karena larutan hipertonis
  • PLASMOLISIS : adalah peristiwa lepasnya membran plasma dari dinding sel karena larutan hipertonis



  1. Transpor aktif : Perpindahan zat, molekul, ion melewati membran dengan  menggunakan energi sel

·         Transpor jenis ini bersifat melawan gradien konsentrasi, dan dipengaruhi muatan listrik di dalam dan di luar sel.  Muatan listrik tersebut ditentukan oleh ion Na+, K+, dan Cl

·         Energi sel yang digunakan pada transpor aktif adalah ATP (Adenosin Tri Posfat)

Yang termasuk transpor aktif :

·         Pompa Natrium Kalium (yang masuk ke dalam sel berupa zat yang terlarut)

Contoh : pemasukan Kalium, gula, protein, enzim dan hormon

·         Endositosis : peristiwa masuknya zat (tetesan air atau zat padat)  ke dalam sel

Endositosis dapat berupa :

1.      Pinositosis(pinein=  minum, cytos=  sel) : dekat cairan membran sel membentuk lekukan , cairan masuk kedalan lekukan, lekukan akan memisahkan diri dari membran sehingga membentuk kantong atau gelembung kecil,dan akhirnya masuk ke dalam vakuola makanan

Contoh : peristiwa masuknya makan pada Paramaecium

2.      Fagositosis (phagein= memakan, cytos= sel) : membran sel membungkus partikel dari luar dan membawanya ke vakuola

Contoh :  masuknya makanan pada Amoeba, bakteri dimakan oleh sel darah putih

·         Eksositosis : peristiwa keluarnya zat dari dalam sel

Banyak terjadi pada sel sel kelenjar yang menghasilkan sekret

Contoh pada sel penghasil enzim pencernaan

4 komentar:

nidyanthy adillia pratiwi mengatakan...

materinya lengkap banget, aku barusan nyari2 tugas kemana2 ga dapet eh taunya disini ada... makasih banget nih ya, keep writing! :)

Rahmatul Aufa mengatakan...

Iya.. sama2...
Keep visiting..

ERISON CAESAR mengatakan...

Thanks for sharing :)
materinya sangat membantu..

visit my page : http://erisoncs.student.ipb.ac.id

januar surya mengatakan...

terima kasih, sangat membantu..

www.kiostiket.com

Poskan Komentar

 

It Girl Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea